PROBOLINGGO – Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Paiton menggelar Musyawarah Khusus (Mussus) di lingkungan Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Kamis (20/8/2026).
Mussus diikuti jajaran pengurus DPAC dan Dewan Pengurus Ranting (DPRt) PKB se-Kecamatan Paiton. Forum tersebut menjadi bagian dari penataan kepengurusan sekaligus konsolidasi internal partai di tingkat kecamatan dan ranting.
Musyawarah dipimpin Didik Humaidi dan Dewi Azizah. Dalam forum tersebut, keduanya memberikan arahan terkait penguatan struktur organisasi serta pentingnya membangun komunikasi antarkader.
Dewi Azizah menjelaskan, kehadirannya juga membawa kapasitas sebagai perwakilan DPW PKB Jawa Timur. Hal itu berkaitan dengan penerbitan surat keputusan (SK) kepengurusan yang menjadi kewenangan struktur DPW.
“Karena yang akan mengeluarkan SK adalah DPW PKB Jawa Timur, maka kehadiran kami di sini juga untuk mewakili DPW dalam proses konsolidasi dan penataan kepengurusan,” ujar Dewi.
Sementara itu, Didik Humaidi menilai mekanisme Mussus kali ini lebih terstruktur dibandingkan proses penentuan kepengurusan pada periode sebelumnya.
Menurut Didik, mekanisme tersebut dapat meminimalkan potensi perbedaan dan perselisihan antarkader dalam menentukan kepengurusan.“Dulu, untuk menentukan siapa Ketua DPAC saja terkadang harus berdebat dulu. Sekarang sudah ditentukan melalui mekanisme yang ada. Saya rasa ini lebih baik karena bisa menghindari perselisihan antarkader,” katanya.
Didik juga menilai soliditas internal PKB Kabupaten Probolinggo semakin menguat. Ia mengaitkan kondisi tersebut dengan kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Probolinggo di bawah Fahmi Abdul Haq Zaini atau Ra Fahmi.
Menurut dia, komunikasi antarkader kini semakin cair sehingga berbagai perbedaan dapat dikelola melalui semangat kebersamaan.
“Sejak DPC PKB Kabupaten Probolinggo dipimpin Ra Fahmi, kami merasakan suasana semakin guyub dan solid,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Didik juga menyampaikan target politik PKB di Kecamatan Paiton pada pemilu mendatang. Ia menyebut tiga kursi sebagai target yang dinilai realistis apabila seluruh struktur dan kader bekerja secara kolektif.
“Paiton ini targetnya tiga kursi untuk PKB. Saya rasa itu sangat mungkin kalau kita sama-sama bekerja keras untuk mewujudkannya,” kata Didik.
Target tersebut merupakan sasaran internal partai dan belum menjadi hasil elektoral.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan komitmen bersama serta penyerahan SK kepengurusan DPAC dan DPRt. Rangkaian Mussus ditutup dengan menyanyikan Himne PKB secara bersama-sama.
Melalui forum tersebut, PKB Kecamatan Paiton menegaskan upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus mempersiapkan langkah politik menghadapi agenda mendatang.